BUKA TABIR KESUKSESAN MELALUI WASHILAH BENDA BERTUAH

Grobogan, bidik86.com

 

Gus Zainal adalah Da’i sekaligus Spiritualis muda yang memiliki sudut pandang terkait benda bertuah, yakni Pusaka Keris sebagai satu sistem simbol atau washilah (perantara sukses, red) yang sangat individual. Bahkan Pusaka Keris merupakan salah satu produk budaya yang masih bertahan melampaui bentangan waktu ribuan tahun yang dianggap memilki fungsi Spiritual atau sakral.

 

Selain itu, Keris juga memiliki makna sebagai arti khusus. Pemaknaan Keris sebagai sifat kandel yang bermakna sebuah Pusaka (tosan aji, red) yang sangat personal bagi pemiliknya. Dengan begitu, eksistensi Keris bermakna sinengker (bahasa Jawa, artinya bersifat rahasia). Keberadaannya sudah tentu tidak bakalan ditunjuk kepada sembarang orang tertentu.

 

Menurut Da’i, yang pernah mengegerkan jagad Metafisika melalui amalan Sholawat Pohon Uang tersebut mengungkapkan, jika para Empu dalam pembuatannya mengetahui secara detail dan karakter setiap Keris-Keris yang dibuatnya, serta mengetahui model, hingga pernak-pernik ornamental (ricikan) kecil hiasannya.

 

Keris memilki makna masing-masing sesuai dengan pesan yang ingin disampaikan oleh Empu, baik itu Keris lurus (lajer) maupun berlekuk (luk).

 

”Yang jelas, bila benda sudah diberi muatan nilai, akan memiliki nilai subyektivitas tertentu,” kata murid KH. Thorehan Alhadi, yang pada masanya merupakan penasehat Spiritualis Soeharto, Presiden Republik Indonesia ke-2.

 

Da’i, yang memiliki ilmu hidayah dan kasepuhan ini melihat, Pemimpin Negara, yang memiliki kharismatik tak pernah luput dari peran Pusaka, yang dinilai memiliki nilai Spiritualis. Salah satunya adalah Presiden Soekarno, yang dikenal sebagai seorang yang visioner dan rasional. Namun meski begitu, kehidupan sehari-hari Sang Proklamator tak luput dari hal-hal yang bersifat Spiritual-budaya. Bung Karno, dipercaya memiliki sejumlah benda Pusaka. Bahkan, Tongkat Komando yang dimilikinya dipercaya merupakan salah satu Pusaka. Tongkat komando, terbuat dari kombinasi kayu, gading dan perak berukir itu, konon berisi sebilah tombak kecil yang sakti mandraguna.

 

”Selain Tongkat Komando, Bung Karno juga dipercaya memiliki sejumlah Keris Pusaka. sebilah Keris berwarangka Sandang Walikat berlapis silih asih emas dan perak,” katanya.

 

Lantas, imbuh Gus Zainal, Presiden ke-2 RI, Soeharto, beliau akrab dengan dunia kebatinan dan kejawen. Kabar “keakraban” Soeharto dengan hal-hal klenik bisa dibuktikan dengan banyaknya ia memiliki benda-benda Pusaka. Bahkan diperkirakan tak kurang dari sekitar 2000 Pusaka yang dimiliki Soeharto,” paparnya.

 

Gus Zainal, pemilik dari koleksi ratusan benda Pusaka berupa Keris dan Tombak, dikediamanya yang tak pernah sepi oleh para tamu dari berbagai daerah untuk minta do’a suwuk beliau ataupun sekedar silaturahmi biasa. Rumah sederhana yang jauh dari kemewahan serta hiruk pikuknya Ibukota di  Desa Gulang Pojok, Rt. 01/01, Harjowinangun, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, phone. 081914442418.

 

“Bahkan, benda yang memiliki kesakralan, dapat menjadi washilah (perantara) tabir kesuksesan bagi masyarakat dan segala profesi pekerjaan,” tambahnya.

 

Dari koleksinya, beberapa Keris diantaranya berdapur Sengkelat, Sabuk Inten, Pendowo Lare, Tilam, Brojol, Kebolajer, dan lain-lain. Dengan aneka pamor mulai Udan Mas Tiban, Belarak Sineret, Beras Tumpah, Ngulit Semongko, Lintang Kemukus, serta banyak lagi. Dari beberapa Pusaka yang dimiliki beliau, pernah dipakai beberapa Pejabat pada saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan para pelaku bisnis untuk memenangkan tender-tender proyek, bahkan artis Ibu Kota pernah memesan Keris koleksinya. (Red)

No Responses

Leave a Reply