AGEN BPNT MAYASUTA TAK PENUHI KRITERA, LSM KOMPAK AKAN LAKUKAN SOMASI

Subang, bidik86.com

 

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kompak, Kabupaten Subang, mendesak e-Warong di Dusun Mayasuta, Desa Rancabango, Kecamatan Patokbeusi, Kab. Subang ditutup. Pasalnya, e-Warong penyalur program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) itu dinilai tidak memenuhi kriteria yang seharusnya.

 

“Banyak e-Warong atau agen BRILink yang menyalurkan BPNT tidak memenuhi syarat, seperti di Mayasura, Rancabango,” kata Ketua LSM Kompak, Sunarto Amrullah, Rabu (26/06/19).

 

Ia menyampaikan, pernyataan itu tidak sembarangan, pasalnya Kompak sudah melakukan investigasi ke agen yang ada di Jalan Raya Rancabango itu. Hasil investigasi, BRILink itu tidak menjual sembako, melainkan hanya elektronik, jual pulsa dan jasa online saja.

 

“Padahal syaratnya agen panyalur BPNT itu harus warung sembako. Maka harus ditertibkan ini,” pintanya.

 

Selain itu, tambahnya, pemilik e-Warong juga tidak bisa menunjukkan Surat Keterangan Usaha (SKU) dari Desa. Padahal saat ada persoalan, Pemerintahan Desa (Pemdes) bisa terbawa, terlebih program yang dijalankan untuk warga miskin.

 

“SKU dari Desa juga gak ada, tapi anehnya kenapa bisa jadi agen BPNT,” ujarnya terheran-heran.

 

Lebih lanjut ia menyampaikan, atas temuan itu, LSM Kompak akan melayangkan surat somasi kepada pihak terkait, diantaranya Dinas Sosial (Dinsos) dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Pamanukan.

 

“Kami lakukan ini sebagai bentuk pengawasan,” pungkasnya. (Wardi)

No Responses

Leave a Reply