BAWASLU RIAU NYATAKAN KPU ROHUL TIDAK MELAKUKAN PELANGGARAN

Rohul, bidik86.com

 

Jum’at dinihari (18/05/19) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Riau, akhirnya menuntaskan Sidang Pelanggaran Administrasi Acara Cepat Pemilu 2019, yang digelar di Kantor Bawaslu, Rokan Hulu (Rohul), dengan membacakan putusan. Dalam Putusan yang dibacakan Ketua Majelis Pemeriksa, Rusidi Rusdan, yang juga sebagai Ketua Bawaslu Riau, menyatakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rohul dan jajarannya sudah benar dan tidak ditemukan pelanggaran Administrasi, sebagaimana yang dituduhkan pelapor.

 

Agenda Sidang dugaan pelanggaran Pemilu 2019 di Rohul ini dimulai dengan mendengarkan laporan pelapor yakni Hendra Mastar dari Partai Amanat Nasional (PAN), dan Riko Wahyudi dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra‎). Kemudian mendengarkan jawaban terlapor yakni Ketua dan Anggota KPU Rohul yang hadir lengkap, Ketua dan Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) 10 (sepuluh) Kecamatan, Ketua dan Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) 33 (tiga puluh tiga) Desa se-Kabupaten Rohul.

 

Selanjutnya, Majelis Sidang mendengarkan keterangan dari Bawaslu Rohul, mendengarkan kesaksian dari saksi pelapor dan saksi terlapor. Setelah dilakukan verifikasi dan klarifikasi terhadap 90 (sembilan puluh) Tempat Pemungutan Suara (TPS) se-Rohul yang dilaporkan oleh pelapor terjadi kecurangan, Rusidi Rusdan, selaku Ketua Majelis, memutuskan membuka 28 (dua puluh delapan) kotak suara, adapun terhadap 62 (enam puluh) kotak lainnya tidak dibuka, karena dari hasil verifikasi dan klarifikasi didapatkan keterangan bahwa telah dibuka saat pleno di Kecamatan dan Kabupaten.

 

Pimpinan sidang beserta pelapor dan terlapor langsung menuju Gudang KPU di depan pasar modern, Pasir Pengaraian, untuk memeriksa kebenaran laporan, dari hasil pembukaan kotak disimpulkan, bahwa tidak terdapat perbedaan angka perolehan suara Calon Legislatif (Caleg) dan Partai di 28 kotak yang dibuka.

 

sebagamana diketahui, Bawaslu Riau menerima laporan pasca pleno rekapitulasi suara tingkat Kab. Rohul. Sidang penanganan dugaan pelanggaran Administrasi Acara Cepat ini berdasarkan Peraturan Bawaslu nomor 8 tahun 2018. Untuk di Rohul, langsung dipimpin Ketua Bawaslu Riau,‎ Rusidi Rusdan, merangkap sebagai Ketua Majelis, dengan Anggota Bawaslu Riau, Amiruddin Sijaya, merangkap Anggota Majelis.

 

Pantauan di lapangan, sidang dijaga ketat oleh Anggota Kepolisian dari jajaran Kepolisian Resort (Polres) Rohul, dengan menyiapkan 1 (satu) unit mobil water canon.

 

“Putusan kita ini sudah melalui pertimbangan dan penyimpulan dari fakta-fakta persidangan, pemeriksaan saksi dan pemeriksaan langsung terhadap dokumen yang ada dalam kotak suara, hasilnya clear, KPU Rohul dan jajarannya tidak melakukan pelanggaran,” kata Rusidi. (Red)

No Responses

Leave a Reply