CARUT-MARUT BPNT DI JATISARI, MUNGKINKAH ADA PENYELEWENGAN ?

Karawang, bidik86.com

 

Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang seharusnya turun berkala sesuai jadwal tiap bulannya kini menjadi tak menentu, khususnya di Kecamatan Jatisari. Bantuan bulan November tahun 2018 yang seharusnya sudah diterima oleh Keluarga Penerima Manfa’at (KPM) sampai tanggal 10 bulan Desember 2018 belum juga diterima, bahkan bantuan bulan Oktober kemarin, baru bisa diterima oleh KPM di pertengahan November. Herannya, keterlambatan bantuan tersebut hanya dialami oleh sebagian KPM saja, sementara sebagian lainnya selalu dapat mencairkan bantuan setiap bulannya.

 

Saat bidik86.com investigasi ke lapangan tepatnya di Desa Barugbug dan Situdam, Senin (10/11/18) memang benar adanya, hanya sebagian KPM yang sudah menerima Bantuan tersebut. Saat dikonfirmasi, salah seorang KPM di Ds. Barugbug, Kec. Jatisari, yang enggan disebutkan namanya mengatakan, “jika keterlambatan tersebut memang benar adanya. Bantuan BPNT di Bulan Oktober tidak diterima alias tidak cair dan baru dapat diterima dari E-waroeng yang biasa membagikan beras, pada bulan berikutnya pertengahan November, kini pun sampai tanggal 10 bulan Desember bantuan untuk bulan November belum ia terima, padahal sudah menyerahkan kartunya yang dititip ke E-waroeng untuk di gesek,” katanya.

 

Saat dikonfirmasi di kantornya, DEDY SUMARYA, sebagai Koordinator BPNT Kec. Jatisari, yang juga adalah TKSK Jatisari, kepada awak media mengatakan, ”bahwa benar adanya jika beberapa hal terjadi terkait keterlambatan di E-waroeng, terutama dalam hal pelayanan sehingga keterlambatan terjadi” ungkapnya.

 

Berikut pelayanan suplayer yang tidak maksimal timpalnya lagi.

Hingga berita ini dilayangkan, awak media belum dapat mengkonfirmasi E-waroeng yang mengalami keterlambatan dimaksud, karena beberapa E-waroeng yang ada di Jatisari teridentifikasi lancar-lancar saja, tidak ada kendala. Ada apakah gerangan ??? (Hendi S)

No Responses

Leave a Reply