DIDUGA POLSEK TANGKAP LEPAS PELAKU JUDI KOPROK, WARGA RENCANANYA AKAN ADUKAN MASALAH TERSEBUT KE POLRES

Tubaba, bidik86.com

 

Masyarakat Tiyuh Setiabumi, Kecamatan Gunung Terang, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), akan mendatangi Markas Polisi Sektor (Mapolsek) Gunung Terang, guna mempertanyakan tindak lanjut hasil penggerebekan Judi Koprok, di rumah salah satu warga yang merupakan kerabat Kepalo Tiyuh setempat.

 

Informasi yang didapat, kedatangan masyarakat tersebut akan dilakukan pada Jum’at (12/04/19) esok.

 

Menurut salah satu warga yang meminta namanya tidak disebutkan (EN) mengatakan, usai kejadian penggerebekan Judi Koprok yang dilakukan Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) bersama Anggotanya, masyarakat langsung berduyun-duyun mendatangi rumahnya dan meminta serta mendesak pihak Kepolisian menindak lanjuti hasil penggerebekan tersebut. Sebab, masyarakat mulai resah dengan aktifitas tersebut sehingga dikhawatirkan akan mengancam keamanan dan kenyamanan ditengah-tengah masyarakat.

 

“Memang usai penggerebekan tersebut tidak ada yang ditangkap, Kepolisian hanya membawa alat Judi Koprok, padahal di rumah tersebut ada Kepalo Tiyuh dan beberapa orang kawannya,” terangnya melalui sambungan ponsel, Kamis (11/04/19).

 

Menurutnya, dalam penggerebekan yang dilakukan pihak Kepolisian pada Rabu (10/04/19) sekitar pukul 16.00 Waktu Indonesia Barat (WIB) di rumah kosong milik keponakan Kepalo Tiyuh di RK 6. Dalam rumah tersebut terdapat 9 (sembilan) orang diantaranya, Mul (Kepalo Tiyuh), Sas (adik kandung Kepalo Tiyuh), Yan dan Her, merupakan warga setempat. Kemudian Jok, warga Pagar Jaya, Lambu Kibang, ada warga Tiyuh Gunung Terang dan warga Tiyuh Toto Mulyo.

 

“Sangat disayangkan, mereka digerebek kemudian dilepaskan Aparat saat itu juga alias tidak ditahan,” kesalnya.

 

Ia melanjutkan, jika sampai tidak ada kejelasan atau tindak lanjut hasil penggerebekan tersebut, masyarakat akan langsung melaporkan kejadian tersebut ke Kepolisian Resort (Polres) Tubaba, dengan harapan kasus tersebut langsung mendapat perhatian dan tindak lanjut dari Kepala Polisi Resort (Kapolres) Tubaba, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Syaiful Wahyudi, SIK, MH.

 

“Padahal informasi dari salah satu pelaku, pada saat penggerebekan ketangkap telak karena pada saat itu yang mengguncang Dadu Koproknya langsung Kepalo Tiyuh, tetapi tidak dibawa ke Polsek. Ada apa? Sementara Barang Bukti (BB) berupa Handphone (Hp), sejumlah uang dan alat judi dibawa Polisi,” herannya.

 

Sementara itu, dihubungi melalui sambungan ponsel, Kapolsek Gunung Terang, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Tri Handoko, SH, dikonfirmasi terkait penggerebekan tersebut pihaknya membenarkan. Akan tetapi pada saat penggerebakan, warga dan Kepalo Tiyuh sedang tidak melakukan aktifitas Dadu Koprok.

 

“Ya memang ada penggerebekan dan itu dilakukan saat kami melintas. Kami ada kecurigaan terkait aktifitas di rumah tersebut karena terdengar keributan. Saat kami cek memang di rumah itu ada Kepalo Tiyuh dan beberapa orang. Kami cari barang mencurigakan dan didapatkan alat Dadu dan karton bergambar dan pada saat itu mereka tidak main,” terangnya, Kamis (12/04/19).

 

Kapolsek menambahkan, pada saat itu juga pihaknya langsung melakukan pul data dan menginterogasi semua warga yang berada di rumah tersebut.

 

”Memang tidak ada yang kami tangkap. Hanya kami data dan kami interogasi dan kami bubarkan,” paparnya.

 

Dikonfir adanya informasi pemanggilan Kepalo Tiyuh Setiabumi, pada Kamis siang (12/04/19) pihaknya menyangkal.

 

”Tidak ada yang kami panggil ke Kantor. Karena pada saat penggerebakan mereka tidak melakukan Judi. Jadi hanya kami data dan kami interogasi,” pungkasnya. (Red)

No Responses

Leave a Reply