DIDUGA TIDAK NETRAL, KADIS DPMD DIPANGGIL BAWASLU PURWAKARTA

Purwakarta, bidik86.com

 

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Purwakarta, memanggil Kepala Dinas Pemerdayaan Masyarakat Desa (Kadis DPMD) Pandadinata, terkait temuan dugaan pelanggaran Pemilu yang dilaporkan oleh Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan (Panwascam) ke Bawaslu.

 

Pasalnya, acara kegiatan rapat rutin DPMD setiap tahun ini, di hotel plaza Bukit Indah City (BIC) Rabu, (20/02/19) dihadiri para Camat dan Kepala Desa (Kaded) se-Purwakarta tersebut, Panwascam menilai adanya dugaan politisasi Aparatur Sipil Negara (ASN) oleh Dedi Mulyadi, SH, Calon Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Partai Golongan Karya (Golkar) di kegiatan (giat) tersebut.

 

Saat dikonfirmasi, Ketua Bawaslu, Ujang Abidin mengatakan, “kami sudah memanggil Kadis dan Kepala Bidang (Kabid) DPMD, untuk dimintai keterangan terkait acara di Plaza, yang diselenggarakan DPMD yang dihadiri oleh salah satu Caleg DPR RI Partai Golkar. Panda, diundang oleh Bawaslu untuk klarifikasi terkait dengan laporan dari Panwascam,” ungkapnya, Selasa (05/03/19).

 

Keduanya telah memenuhi panggilan untuk memberikan klarifikasi dalam kasus dugaan keberpihakan ASN terhadap salah satu peserta Pemilu.

 

“Jawabannya normatif, tanggal 18 Februari 2019 dikatakan Panda, posisinya sudah mengajukan cuti untuk berangkat Umroh, jadi tidak tahu kondisi ketika pas acara berlangsung,” ujarnya.

 

Disebutkan, hasil kajian dari proses pendalaman informasi akan segera disampaikan ke publik, apakah ini memenuhi ketentuan syarat formil dan materil sehingga bisa diregister atau tidak, kalau hasil kajiannya semua sudah terpenuhi maka akan diregister dan dibahas dengan Penegakkan Hukum Terpadu (Gakumdu), serta dilanjutkan ke tahapan klarifikasi.

 

“Sementara, kalau tidak lengkap, maka tidak bisa diregister,” pungkasnya. (Nana S)

No Responses

Leave a Reply