HIII…SEORANG PRIA WARGA PULANG PISAU DITEMUKAN TAK BERNYAWA TERGANTUNG DI SEBATANG POHON KARET

Pulang Pisau, bidik86.com

 

Pada hari Sabtu (01/06/19) sekitar jam 10.00 Waktu Indonesia Barat (WIB), telah terjadi peristiwa gantung diri, dan korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

 

Diketahui, korban adalah seorang pria bernama Rudi Susanto (21) bin Dayat Eman (alm), warga Jalan Sukajadi 2, RT. 19/04, Desa Purwodadi, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah (Kalteng). Korban tergantung disebuah pohon karet, pada sebuah ranting dengan seutas tali nilon yang mengikat lehernya, tepatnya di jalan poros Ds. Purwodadi, RT. 17/4, Kec. Maliku, Kab. Pulang Pisau.

 

Menurut salah seorang saksi Gofirin bin Kiswan (48), warga Ds. Purwodadi, Rt. 17/4, Kec. Maliku, Kab. Pulang Pisau, Kalteng. Sesaat setelah dirinya membuang sampah di sungai, dirinyapun segera kembali, namun pada sekitar jarak 20 meter, dirinyapun melihat ada orang menggantung di pohon. Awalnya Gofirin mengira orang tersebut sedang bermain, namun setelah didekati dengan hingga jarak sekitar 10 meter, ternyata orang tersebut gantung diri.

 

“Saya langsung memberitahukan kejadian tersebut kepada orang terdekat, Muhlasin, kemudian kita sama-sama dengan mengajak warga lainnya untuk melihat kembali ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengecek dan memastikan kejadian tersebut,” papar Gofirin, kepada bidik86.com

 

Setelah mereka melihat ke TKP dan diyakini korban sudah meninggal dunia, kemudian Muhlasin bin Muhyidin (59), warga Ds. Purwodadi, Rt. 17/4, Kec. Maliku, Kab. Pulang Pisau, Kalteng, melaporkan kejadian tersebut ke Markas Komando (Mako) Kepolisian Sektor (Polsek) Maliku, melalui telepon.

 

Pada saat Anggota Polsek Maliku tiba di lokasi, korban masih tergantung di Pohon karet dengan seutas tali nilon sekira 2,5 meter warna putih, dengan tali simpul mati. Lidah menjulur dan menggigit, serta mengeluarkan air liur, dari kemaluan keluar air mani. Korban mengenakan kaos lengan pendek warna hitam, celana pendek jeans warna biru dan celana dalam warna abu-abu, serta ditubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

 

Kini korban ditangani Kepolisian untuk dilakukan penyelidikan (lidik), tertuang dalam LP/01/RES.1.24/VI/2019/KALTENG/RES PULPIS/SEK MALIKU, tanggal 01 Juni 2019. (Jasimin)

No Responses

Leave a Reply