KASUBAG BIN OPSNAL DIT RESERSE NARKOBA POLDA JABAR APRESIASI GIAT TOT PENYULUHAN BAHAYA NARKOBA

Purwakarta, bidik86.com

 

Di hari ke-2 (dua) kegiatan (giat) Training of Trainer (TOT) penyuluhan bahaya Narkoba, para peserta diberikan penyuluhan bahaya Narkoba. Kepala Sub Bagian (Kasubag) Pembinaan (Bin) Operasional (Opsnal) Direktorat (Dit) Reserse Narkoba, Polisi Daerah (Polda) Jawa Barat (Jabar), Komisaris Polisi (Kompol) Susiana Suganda, SH, MH, sangat mengapresiasi kegiatan TOT penyuluhan bahaya Narkoba.

 

“Jangan hanya di pusat saja menyelenggarakan kegiatan seperti ini. Karena setidaknya masyarakat dapat mengerti bagaimana tentang pencegahan bahaya Narkoba. Sehingga kalau di wilayah-wilayah diadakan kegiatan seperti ini bagus sekali,” ungkapnya, Rabu (28/11/18) di sela-sela kegiatan TOT.

 

Dikatakan, penyalahgunaan Narkoba itu tidak hanya karena dia tahu, kebanyakan malah ketidaktahuannya. Sehingga, kalau tidak tersentuh itu bakalan terjadi penyalahgunaan Narkoba.

 

“Penyalahgunaan Narkoba akibat ketidaktahuannya,” ucapnya.

 

Menurut Susiana, ada beberapa wilayah yang rawan Narkoba, yakni Bogor Kota, Bogor Kabupaten dan Cirebon.

 

“Kalau Bandung sudah jelas kota besar banyak tempat-tempat hiburan malamnya. Untuk Purwakarta rawan dengan penyalahgunaan Narkotika jenis Ganja,” ujarnya.

 

Dijelaskan, Narkoba itu tidak akan pernah hilang. Seperti juga prostitusi, selama dunia masih ada, prostitusi, judi dan Narkoba juga ada. Kenapa ada, karena Narkoba kalau melakukannya secara adil, Narkoba itu untuk obat. Kalau dimusnahkan hilang dari dunia, yang sakit obatnya apa ?

 

“Seperti kita mau dioperasi dibutuhkan Morpin untuk menghilangkan rasa sakit, untuk membius supaya tak ingat bahwa ketika kita dibedah. Oleh sebab itu berguna untuk kesehatan dan ilmu pengetahuan. Jadi selama dunia ada, Narkoba tidak akan hilang. Yang kita perlu hilangkan penyalahgunaannya, yang kita harus perangi adalah penyalahgunaan bukan Narkoba,” tuturnya. (Red)

No Responses

Leave a Reply