NAAS…SEPEDA MOTOR SEORANG SISWI SMK DIBAWA KABUR SEORANG PRIA YANG BARU SAJA DIKENALNYA

Bogor, bidik86.com

 

Seorang siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Aulia, di Desa Situ Udik, Kampung Malang Nengah, Bogor, jadi korban penipuan pemuda yang belum dikenal, motor Honda Beat milik korban dengan Nomor Polisi (Nopol) B 6168 PTL, raib dibawa pelaku yang belum dikenalnya, Selasa (14/05/19).

 

Mulanya korban yang bernama Devi Indria, pergi ke Sekolah untuk meminta surat kelulusan karena baru saja menyelesaikan UNBK beberapa waktu lalu. Sebelum ke Sekolah, korban menjemput temannya Rifa’i, ke Kansas (Kandang Sapi, red) untuk tujuan menunggu jam waktu pengambilan surat kelulusan.

 

Di Kansas yang berada di wilayah Ds. Situ Udik, saat itu korban bertemu seorang pria yang belum dikenalnya, pria tersebut sempat berbincang dengan korban dan temannya.

 

Agak lama pelaku mengajak berbincang, Rifa’i teman korban minta nomor WhatsApp (WA) pelaku, saat itu pelaku pura-pura Handphone nya (Hpnya) tertinggal, dengan tipu muslihatnya pelaku memperdayai korban untuk meminjam motor korban dengan alasan untuk mengambil Hp di rumahnya.

 

Korban seperti dihipnotis, untuk lebih meyakinkan, pelaku menitipkan tas pinggangnya kepada korban yang isinya hanya 2 (dua) buah kunci berikut gantungan serta sebuah pencukur kumis.

 

“Sekitar jam 1 (satu) siang kejadiannya, habis Maghrib baru sampai rumah karena jalan kaki,” ujar Awit, orang tua (ortu) korban kepada Wartawan saat dikonfirmasi.

 

Saat kejadian tersebut, Rifa’i teman korban ikut berboncengan dengan pelaku, namun di tengah jalan belum jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP), Rifa’i didorong hingga tersungkur. Rifa’i pun berteriak histeris…

 

“Maliiing…tolooong…,” teriaknya.

 

Mendengar teriakan Rifa’i, warga berusaha mengejar, namun dengan kecepatan tinggi pelaku berhasil kabur meninggalkan korban dan temannya. Beruntung korban bisa kembali diantar temannya Rifa’i, walau harus berjalan kaki kiloan meter, 

Menurut Rifa’i saat ditemui awak media, Rabu (15/05/19) menjelaskan, pelaku berpura-pura kenal dengan keluarga korban dan tempat tinggal korban.

 

Saat ini korban masih trauma atas kejadian tersebut. (Red)

No Responses

Leave a Reply