NENEK DITUNTUT PENGADILAN KARENA MENCURI, INI VONIS SANG HAKIM…

Hukum, bidik86.com

 

Di ruang sidang Pengadilan, Hakim Marzuki, duduk tercenung menyimak tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap seorang Nenek yang dituduh mencuri Singkong, padahal Sang Nenek telah memberikan alasan bahwa hidupnya miskin, Anak lelakinya sakit, serta Cucunya kelaparan…

 

Namun Manager PT. Andalas Kertas (Bakrie Group) tetap pada tuntutannya, dengan dalih agar menjadi contoh bagi warga lainnya.

 

Hakim Marzuki menghela nafas, dia memutuskan diluar tuntutan JPU.

 

“Ma’afkan saya,” katanya sambil memandang Sang Nenek.

 

“Saya tidak dapat membuat pengecualian hukum, hukum tetap hukum, jadi Anda harus di hukum. saya mendenda Anda Rp1 juta (satu juta rupiah) dan jika Anda tidak mampu membayar, maka Anda harus masuk penjara 2,5 tahun, seperti tuntutan JPU,” tegas Sang Hakim.

 

Nenek itu tertunduk lesu, hatinya remuk redam, sementara Hakim Marzuki mencopot topi, membuka dompetnya kemudian mengambil dan memasukkan uang sejumlah Rp1 juta ke dalam topi tersebut dan berkata kepada hadirin…

 

“Saya atas nama Pengadilan, juga menjatuhkan denda kepada tiap orang yang hadir di ruang sidang ini sebesar Rp50 ribu (lima puluh ribu rupiah), sebab menetap di Kota ini, dengan membiarkan seseorang kelaparan, hingga harus mencuri untuk memberi makan Cucunya,” tegas Hakim Marzuki.

 

”Saudara Panitera, tolong kumpulkan dendanya dalam topi saya ini, lalu berikan semua hasilnya kepada terdakwa,” perintahnya.

 

Akhirnya palu di ketuk dan Hakim Marzuki meninggalkan ruang sidang, Nenek itu pun pergi dengan mengantongi uang Rp3,5 juta (tiga juta lima ratus ribu rupiah), termasuk uang Rp50 ribu yang dibayarkan oleh Manager PT. Andalas Kertas (Bakrie Group) yang tersipu malu karena telah menuntutnya.

 

Sungguh mulia apa yang dilakukan Hakim Marzuki, masih adakah Marzuki-Marzuki lainnya di seantero jagat raya ini? (Red)

No Responses

Leave a Reply