PEMDES SITUDAM MERASA GERAM TERHADAP PELAKU PENCEMARAN KALI CILAMAYA, KADES: PEMERINTAH HARUS CEPAT TANGGAP

Karawang, bidik86.com

 

Kepala Desa (Kades) Situdam, Iwan Kurniawan, merasa geram dengan para pelaku usaha pabrik, pasalnya warga terus keluhkan bahkan mendesak dirinya agar Kali Cilamaya kembali seperti semula, tidak terkontaminasi limbah Perusahaan hingga berwarna hitam ditambah baunya yang menyengat.

 

“Apalagi saya mendengar ada murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) Situdam 1, yang berada di dekat Bendungan Cikembang, Dusun 1, Ds. Situdam, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang, Jawa barat (Jabar), terkena Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA), dampak dari bau sungai tersebut,” jelas Iwan, Kamis, 25 Juli 2019.

Kades Situdam berharap agar Pemerintah Pusat maupaun Daerah, cepat tanggap atasi permasalahan limbah tersebut, dengan cara menutup saluran pipa Perusahaan yang membuang limbah cairnya ke Kali Cilamaya.

 

“Jangan sampai terjadi gejolak dari warga masyarakat, demo seperti sebelumnya, dan saya minta Pemerintah agar segera menindaklanjuti keluhan warga,” pinta Iwan.

 

Deden Darmansah, aktivis dan juga tokoh masyarakat lingkungan Kec. Jatisari mengatakan, Kali Cilamaya sudah tercemar lebih dari 10 (sepuluh) tahun.

 

“Saya merasa miris, kok sampai saat ini dari Pemerintah Pusat maupun Daerah, tidak ada tindakan yang pasti,” ujar Deden.

 

“Apalagi sekarang sudah ada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 15 tahun 2018. Untuk para pemangku jabatan yang berwenang, agar segera menutup Perusahan tersebut sesuai dengan Perpres tersebut,” lanjut Deden.

 

“Kami berharap agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) segera mengambil tindakan. Untuk mengairi sawah yang luasnya 315 Hektar di Ds. Situdam saja, kami dengan terpaksa mengairinya dengan air limbah yang hitam dan bau,” kata Tohadi, Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Ds. Situdam.

 

“Apalagi saya mendengar adanya Citarum Harum yang menjadi program Pemprov, dari pemangku Gubernur Jabar, Ridwan Kamil (Kang Emil),” pungkasnya.

 

Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Situdam 1, Ida Rustika, S.Pd, membenarkan adanya siswa yang terkena ISPA.

 

“Kami juga lagi mendata berapa orang murid yang terkena ISPA,” singkatnya. (Red)

No Responses

Leave a Reply