PEMILU DI TPS 19 KEMANGGISAN JAKBAR BERLANGSUNG KONDUSIF

Jakarta, bidik86.com

 

Sejumlah warga terlihat antusias mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) 19, di Kelurahan Kemanggisan, Kecamatan Palmerah, Slipi, Jakarta Barat (Jakbar), Rabu (17/04/19). Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang sudah siap sejak pagi-pagi sekali terlihat sibuk melayani para pemilih. PPS juga telah menyiapkan sejumlah informasi yang diperlukan berupa daftar pemilih, daftar Calon Legislatif (Caleg), Pasangan Calon (Paslon) Presiden dan Wakil Presiden (Wapres) dan informasi lainnya yang tertempel di sekitar TPS.

 

Dari pantauan sekilas, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pemungutan suara di TPS 19 Kemanggisan ini berjalan dengan tertib dan Aman.

 

“Jalannya pemungutan suara di TPS 19 ini berlangsung kondusif, aman dan tertib,” demikian komentar singkat Shony, salah satu warga pemilih di TPS 19 tersebut.

 

Tidak kurang dari 278 (dua ratus tujuh puluh delapan) warga pemilik hak suara terdaftar di TPS 19. Umumnya, mereka berdomisili di RT. 001 dan 002, RW 003, di kompleks Jalan Anggrek Cenderawasih Raya, Blok K, Kel. Kemanggisan. Latar belakang warga pemilih cukup beragam, baik dari segi pendidikan, status sosial, pekerjaan, suku, etnis, maupun agama.

 

“Di TPS 19 ini ada juga mantan Menteri, yakni Pak Fery Mursidan Baldan, mantan Menteri Pertanahan/Agraria. Ada juga tukang bakso, Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Wartawan,” imbuh Shony.

 

Pemilihan Umum (Pemilu) kali ini memang cukup menyita waktu yang lebih banyak dari pemilu-pemilu sebelumnya. Pasalnya, disamping jumlah surat suara yang lebih banyak, 4-5 buah, setiap pemilih membutuhkan waktu lebih panjang untuk meneliti setiap surat suara yang akan dicoblosnya, bersama pengawas dan saksi TPS sebelum pemilih tersebut menuju bilik pencoblosan. Setiap orang butuh waktu 5-6 menit untuk menuntaskan pemberian suaranya.

 

“Walaupun sudah disediakan 4 (empat) bilik suara, namun durasi menunggu panggilan untuk mencoblos cukup lama. Saya daftar sejak 07.30 Waktu Indonesia Barat (WIB), sudah hampir 2 jam belum dapat giliran,” kata Shony lagi.

 

Namun, menurut warga yang tinggal di Jl. Anggrek Cenderawasih X, Blok K, No. 29 ini, dia merasa nyaman mengikuti proses pencoblosan.

 

“Tidak merasa bosan menunggu karena bisa sambil liputan, sekaligus silahturahmi dengan warga masyarakat lainnya, yang pada hari-hari biasa tidak sempat bertemu bercengkerama yàa. Jadi, nyaman-nyaman saja,” pungkas Shony yang bernama lengkap Wilson Lalengke itu. (Red)

No Responses

Leave a Reply