PETANI GUNAKAN AIR LIMBAH BENDUNG BARUGBUG GUNA MENGAIRI SAWAH, KADES SITUDAM: PEMERINTAH HARUS SERIUS TANGANI LIMBAHNYA

Karawang, bidik86.com

 

Kabupaten Karawang terkenal dengan lumbung padinya. Sebagian besar mata pencaharian warga masyarakat adalah petani. Salah satu wilayah yang menjadi sorotan media bidik86.com adalah Desa Situdam, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang, pasalnya terpantau oleh awak media saat Kepala Desa (Kades) Iwan Kurniawan, sedang berada di pinggiran kali Bendung Barugbug, memperhatikan beberapa warganya yang sedang sibuk dengan pipa air.

 

Saat dikonfirmasi terkait keberadaan Kades Iwan di pinggiran kali Bendung Barugbug, Jum’at (05/07/19), dia mengatakan bahwa dirinya memang sedang memantau pekerja yang membenahi pipa air untuk mengairi sawah mereka.

 

“Terpaksa warga masyarakat sekitar, khususnya Situdam, menggunakan air dari Bendung Barugbug, untuk mengairi sawah-sawah warga yang memang saat ini membutuhkan pengairan. Sekalipun air tersebut dipastikan terkontaminasi oleh limbah, bahkan kemungkinan besar memiliki kadar B3,” terang Iwan.

 

Miris memang, dari baunya saja tercium sangat menyengat, namun terlihat dari antusias warga yang berprofesi sebagai petani, jika kemarau yang sudah agak lama ini membuat mereka kelabakan untuk mengairi ladang sawah mereka.

 

“Biaya solar saja sekitar Rp600.000 per 24 jam, dan saya sendiri yang menyiapkan anggaran tersebut, sehubungan saya merasa berkewajiban ikut membantu agar para petani bisa terus menggarap sawah mereka,” Kata tokoh utama di Ds. Situdam tersebut.

 

Saat disinggung tentang luas areal sawah di wilayah Situdam, Iwan mengatakan bahwa luas sawah yang membutuhkan pengairan sekitar 350 hektare.

 

“350 hektare sawah di wilayah Situdam yang kekeringan. Saya sebenarnya gak tega melihat keadaan ini, namun apalah daya jika air yang ada walau tercemari, terpaksa digunakan,” Iwan dengan nada haru.

 

Iwan menambahkan, jika dirinya berharap baik Pemerintah Daerah (Pemda) maupun Pemerintahan pusat, agar betul-betul serius menyikapi masalah ini, khususnya terkait air Bendung Barugbug yang sudah terkontaminasi oleh limbah, karena air Bendung sangat dibutuhkan oleh para pekerja ladang, pada saat-saat kemarau seperti ini. (Red)

No Responses

Leave a Reply