POLSEK CIASEM BERSAMA TIM RESKRIM POLRES SUBANG, RINGKUS KOMPLOTAN PELAKU CURANMOR

Subang, bidik86.com

 

Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polisi Sektor (Polsek) Ciasem, bersama Kepolisian Resort (Polres) Subang, berhasil meringkus kawanan pencuri spesialis pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di wilayah pesisir Pantai Utara (Pantura), termasuk kota Subang dan Purwakarta.

 

Menurut Kepala Polisi Resort (Kapolres) Subang, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) H.Muhammad Joni, SIK, yang di dampingi Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim), Ajun Komisaris Polisi (AKP) M Ilyas Rustiandi, kepada awak media, Jum’at (10/05/19) di Markas Komando (Mako) Polres Subang mengatakan, jika kawanan penjahat tersebut cukup meresahkan.

 

“Kita masih ada tersangka yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO), serta kawan lainnya yang berasal dari wilayah Karawang ini, tertangkap setelah ada korban bernama Eka Hari, yang kehilangan ranmor nya di kontrakannya di Ciasem,” paparnya.

 

Mendapat laporan dari korban, Kepolisian pun segera olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) hingga akhirnya berhasil mendapatkan tersangka DP, warga Kabupaten Karawang, sayang tersang berhasil melarikan diri.

 

Dari hasil pengembangan ternyata tersangka berkomplot dengan sasaran yang cukup banyak, dikarenakan hal tersebut Polsek Ciasem menggandeng tim Reskrim Polres Subang. Komplotan yang berhasil ditangkap adalah Dd, AA dan PS, warga Kecamatan Pabuaran, Subang dan IM alias Kimos, warga Pabuaran (penadah).

 

“Kami berhasil menyita 6 (enam) unit sepeda motor berbagai merek dengan alat kejahatan berupa 2 (dua) kunci dan 8 (delapan) mata kunci. Berdasarkan pengakuan, daerah yang menjadi sasaran di wilayah Pantura, adalah Ciasem, Patokbeusi, Blanakan, Pamanukan, Binong, hingga Subang kota dan Purwakarta. Mereka mengaku jika selama ini sudah 17 (tujuh belas) kali melakukan pencurian,” jelas AKBP. M Joni.

 

Akibat perbuatannya, kini mereka dijerat dengan pasal 363, Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan Pasal 480 dengan ancaman pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun. (Aris B)

No Responses

Leave a Reply