RILIS DUGAAN TIPIKOR SEPUTAR PJUTS, WARTAWAN DIANIAYA ‘JAGOAN’

Pemalang, bidik86.com

 

Singgung pemberitaan seputar dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) proyek Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah (Jateng), Selasa (25/06/19), awak media dianiaya oleh bodyguard yang diduga kuat adalah piaraan Oknum Kepala Dinas (Kadis) Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kab. Pemalang. Insiden tersebut terjadi di Kantor Dinas Perkim, Kab. Pemalang.

 

“Saya janjian dengan Kadis Perkim, Mugi, sekitar jam 08.30 WIB untuk bertemu di Kantor, dengan agenda klarifikasi mengenai PJUTS,” jelas Heri Hermawan, Pimpinan Redaksi (Pimred) Media Pantura Online, yang adalah korban.

 

“Saya datang ke Kantor Perkim jam 08.15 WIB dan saat itu, di loby ada sdr. S, dengan rekan Wartawan, Umar Cholid, yang saya tidak tahu kepentingannya apa. Entah disengaja atau tidak, ternyata Pak Mugi, yang sebelumnya janjian dengan saya, ternyata tidak ada di Kantor,” lanjut Heri.

 

“Saya pun mengajak salaman dengan mereka, setelah itu saya duduk di meja tamu satunya untuk mengobrol degan sdr. S, dan saya ditanya maksud tujuannya. Saya menjawab mau klarifikasi PJUTS dan terkait pembritaan saya kemarin mengenai PJUTS, namun sdr. S, langsung berdiri dan marah marah “jangan mentang mentang Wartawan mau jadi jagoan” serta langsung menampar saya,” imbuh Heri.

 

Saya mencoba menenangkan sdr. S, dan menjawab kalau memang ada yang keberatan dengan berita saya, silahkan ajukan hak jawab atau hak koreksi, dan saya juga menyampaikan kalau pemberitaan saya normatif, tanpa menyudutkan seseorang,” Heri menambahkan.

 

“Setelah situasi meredam, saya memutuskan ke Rumah Sakit Umum (RSU) dr. M. Ashari, untuk melakukan Visum. Saat ini saya akan melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian, karena profesi saya sebagai Wartawan dan pemilik Perusahaan media, merasa dilecehkan. Apakah seorang Kadis harus menggunakan cara-cara premanisme dalam menghadapi Wartawan?” sesal Heri.

 

“Saya secara pribadi dan juga sebagai seorang Jurnalis, merasa kecewa dengan kadis Perkim, yang diindikasikan melibatkan orang lain (preman) untuk mengahalau para Jurnalis,” pungkasnya. (Red)

No Responses

Leave a Reply