SAYA KELUAR DARI DPI

Oleh: Yudi Syamhudi Suyuti (Pimred Pilar Media Group)

Surabaya, bidik86.com

Bersama siaran Pers ini, saya menyatakan keluar dari keanggotaan Dewan Pers Indonesia (DPI).

Sikap keluarnya saya ini, karena DPI yang dibentuk melalui Kongres Pers Indonesia, terindikasi berpihak pada Calon Presiden (Capres) Joko Widodo (Jokowi) dan Aparat pendukungnya. Yaitu Oknum yang ada di Institusi Kepolisian dan Angkatan Udara (AU).

Kejadian mencurigakan ketika DPI membatasi Pers rilis saya tentang 3 (tiga) peristiwa yang saya sayangkan.

Ada insiden ketika pesawat pribadi Prabowo tidak bisa mendarat di Kalimantan Barat (Kalbar), karena dicegat massa yang masuk ke area bandara. Lalu soal tidak diijinkannya konser Ahmad Dhani. Yang terakhir, soal kekecewaan kepada Indonesia Lowyers Club (ILC) yang terindikasi membusukkan Andi Arief, dengan siaran ulang yang tidak bermoral.

DPI, bertindak seolah membatasi Pers rilis saya, dengan menuduh saya su’udzon. Selain itu, juga tampak menuduh saya menghakimi Jokowi, Oknum Polisi dan AU.

Dunia Pers itu dunia bebas. Bukan dunia otoriter dan berkumpulnya orang-orang sok tahu.

Akhirnya, saya memutuskan keluar dari keanggotaan DPI.

Untuk itu, saya bersama teman-teman bersiap membentuk Dewan Pergerakan Pers Nasional (DPPN) dalam waktu dekat. (Red)

No Responses

Leave a Reply