SDN SATAP DESA BARUGBUG DIDUGA LAKUKAN PUNGLI

Karawang, bidik86.com

 

Pasal 34 Ayat (2) Undang-undang No. 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan Nasional, seringkali di tafsirkan berbeda oleh setiap praktisi pendidikan khusunya, “bahwa wajib belajar (wajar) merupakan tanggung jawab Negara yang diselenggarakan oleh lembaga pendidikan Pemerintah, baik Pemerintah Daerah (Pemda) maupun masyarakat.”

 

Di sisi lain Pemerintah menggulirkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dengan tujuan khusus membebaskan pungutan bagi seluruh siswa jenjang pendidikan dasar. Namun, terlepas dari seluruh problematika yang dialami Sekolah, masih saja ada Sekolah yang melakukan pungutan-pungutan dengan berbagai dalih dan ketidak tahuan batasan atas larangan yang dimaksud dalam aturan.

Seperti halnya terjadi di wilayah Kabupaten Karawang, tepatnya di Kecamatan Jatisari di  Sekolah Dasar Negeri Satu Atap (SDN SATAP) Desa Barugbug.

 

Tersiar kabar adanya pungutan Rp100.000 setiap siswa, bahkan menurut salah seorang nara sumber (narsum) yang tidak mau disebutkan namanya menyatakan, bahwa bagi dirinya sebagai orang tua (ortu) murid yang mempunyai anak Sekolah di kelas 3 dan 5, pungutan tersebut cukup memberatkan dengan profesi usahanya yang kurang menentu saat ini.

 

Saat dikonfirmasi awak media, Kepala Sekolah (Kepsek) Fatmawati, membenarkan adanya pungutan Rp100.000 (seratus ribu rupiah) tersebut dengan alasan pungutan dimaksud untuk membiayai perbaikan halaman sekolah (yang memang layak di perbaiki, Red) serta hal tersebut pun menurutnya telah di sepakati oleh Wali Murid dan Komite Sekolah.

 

Dikonfirmasi di tempat berbeda, Pendi yang menjabat sebagai Komite sekolah sekaligus sebagai Aparatur Ds. Barugbug mengatakan, jija dirinya tidak tahu menahu perihal pungutan tersebut, bahkan dirinya tidak pernah memberikan persetujuan atas perihal tersebut dikarenakan tidak adanya musyawarah terlebih dahulu dengan dirinya sebagai Komite Sekolah.

 

“Malah saya sendiri mengetahui pungutan tersebut, dari warga,” jelas Pendi.

 

Tim Investigasi 86, akan terus mengawal permasalahan ini. Rencananya, Tim Investigasi 86 akan berkoordinasi dengan pihak berkompeten terkait adanya dugaan Pungli di SDN Satap, Barugbug, tersebut. (Hendi S)

No Responses

Leave a Reply