DINAS PERKEBUNAN DAN PERTANIAN ACEH SALURKAN BANTUAN 350 RIBU BIBIT KOPI DI GAYO LUES

Gayo Lues, bidik86.com

 

Kelompok Petani Kopi menerima bibit bantuan dari Dinas Perkebunan dan Pertanian Provinsi, sebanyak 350.000 (tiga ratus lima puluh ribu) batang yang tersebar di 3 Kecamatan, Pantan Cuaca. Kecamatan Blangjerango dengan jumlah areal yang mencapai 350 hektar. 

Salah seorang Petani Kopi, Ibrahim, yang dikonfirmasi media bidik86.com, Rabu, 24 Juli 2019 sekira pukul 18.00 WIB mengatakan jika dirinya sudah menjadi Petani Kopi semenjak tahun 1998.

 

“Saya menjadi petani kopi  sejak tahun 1998, namun sangat disayangkan karena pada saat usia kopi umuran 2 (dua) tahun harus ditinggalkan karena terjadi konflik Aceh. Pada tahun 2007 setelah Aceh damai, kami kembali lagi berkebun dengan merawat kembali kopi yang telah lama ditinggalkan, hingga sekarang dapat membantu kebutuhan hidup sehari-hari,” terang Ibrahim.

 

Pada tahun 2018-2019 ada program bibit bantuan dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Privinsi untuk melakukan kegiatan program peremajaan melalui Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Gayo Lues, yang saat ini telah diterima masyarakat.

 

Dilokasi yang sama tepatnya dilokasi kebun kopi Pantan Cuaca, Kepala Dinas (Kadis) Pertanian dan Perkebunan, Zakaria S.Hut, Sp, melalui Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan, Ridwansyah, Sp, mengatakan, penyaluran bibit bantuan ini untuk peremajaan, dengan tujuan meningkatkan penghasilan Petani Kopi.

 

“Belakangan ini penghasilan Petani Kopi sudah tidak maksimal lagi, untuk itu kami terus mengembangkan ini dengan harapan nantinya Petani Kopi ekonominya meningkat, hingga salah satunya dapat meneruskan pendidikan anak-anaknya ke jenjang pendidikan tertinggi. Yang sangat luar biasa, para Petani sangat antusias menerima bantuan bibit kopi tersebut karena Petani kopi tahu jika bibit Gayo 1 memiliki kwalitas sangat bagus,” papar Ridwansyah.

 

Menurut salah seorang Petugas lapangan, untuk kegiatan peremajaan dari Distan, Rasidin, SST, dirinya akan terus melakukan pengawasan dan pembinaan sehingga hasil yang dipanen oleh Petani Kopi kedepennya akan maksimal.

 

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh, bekerjasama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) melalui instansi terkait, mengembangkan dan membudidayakan tanaman Kopi Gayo, kemungkinan beberapa tahun kedepan Negeri Seribu Bukit menjadi penghasil kopi terbesar yang dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tentunya kehidupan masyarakat pun akan lebih sejahtera. (Red)

No Responses

Leave a Reply