KAPOLRI HADIRI WISUDA TARUNA AKPOL TINGKAT IV ANGKATAN 50

Semarang, bidik86.com

 

Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol, Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D, beserta Ketua Umum (Ketum) Bhayangkari, Ny. Tri Tito Karnavian, menghadiri wisuda dan penutupan pendidikan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tingkat IV, Angkatan 50, Batalyon Wicaksana Adhimanggala, di Auditorium Cendrawasih, Akpol Semarang, Jum’at (05/07/19).

 

Dalam kegiatan tersebut Kapolri di dampingi Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Komisaris Jenderal Polisi (Komjenpol) Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si, Kepala Lembaga Pendidikan dan Latihan (Kalemdiklat) Polri, Komjenpol, Drs. Arief Sulistyanto, beserta Pejabat Utama (PJU) Markas Besar (Mabes) Polri, PJU Lemdiklat Polri dan PJU Akpol, Kapala Divisi (Kadiv) Hubungan Masyarakat (Humas) Polri, Inspektur Jenderal Polisi (Irjenpol) Drs. Muhammad Iqbal, serta Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Jawa Tengah (Jateng), Irjenpol, Dr. H. Rycko Amelza, M.Si, beserta PJU Polda Jateng.

 

Turut hadir pula Komandan Jenderal (Danjen) Akademi Tentara Nasional Indonesia (TNI), Laksamana Madya TNI, Aan Kurnia, S.Sos, Sekretaris Utama (Sestama) Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhanas RI) Komjenpol, Drs. M. Iriawan, SH, MM, dan para orang tua (ortu) wisudawan.

 

Setibanya di Akpol pukul 07.00 WIB, Kapolri beserta Ketum Bhayangkari, disambut dengan tradisi penyambutan di Gerbang Tanggon Kosala oleh Gubernur Akpol dan para Taruna.

 

Kegiatan diawali dengan orasi ilmiah oleh Prof. Dr. Paulus Israwan Setyoko, MS, dengan tema Melalui Pendidikan Vokasi, Akpol siap mewujudkan Perwira Polri yang promoter dan mampu menghadapi perkembangan lingkungan strategis serta teknologi dalam era revolusi industri 4.0 menuju society 5.0 guna mengawal cita-cita bangsa.

 

Pada kesempatan tersebut Kapolri juga memberikan penghargaan dan medali kepada wisudawan yang terbaik antara lain:

 

1. Peraih lulusan Adhi Makayasa, Muhammad Idris

2. Peraih penghargaan Ati Tanggon, Muhammad Idris

3. Peraih penghargaan Ati Tanggap, Neo Aditya Kuntar

4. Peraih penghargaan Ati Tangkas, Harri Putra Makmur

5. Peraih penghargaan Ati Trengginas, M. Ilham Haqqani

 

Dalam amanatnya Kapolri menyampaikan, bahwa saat ini Polri telah melahirkan 306 (tiga ratus enam) Perwira yang memiliki intelektual dan sarjana terapan sebagai penerus Polri.

 

Indonesia merupakan Negara yang besar dan kaya, perbedaan yang ada membuat rentan Negara kita terjadi konflik, sehingga perlu manajemen konflik. Diharapkan dengan gelar sarjana terapan yang dimiliki tidak hanya melekat tetapi mampu diaplikasikan sebagai leader dan pengambil keputusan dalam menangani permasalahan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di tengah-tengah masyarakat.

 

“Dalam rangka membangun kapasitas, saya ingin adik adik ini belajar di Luar Negeri, karena dengan belajar di Luar Negeri akan mendapatkan ilmu, kultur dan jaringan/kawan dengan pola berfikir sama, yang dimana nantinya akan membawa perubahan kultural bagi Polri dan menjadi agent of change,” harap Kapolri.

 

Kapolri juga berpesan kepada wisudawan agar tetap mengejar prestasi baik formal maupun Informal. Tetapi jangan mengejar gelarnya saja, karena yang utama adalah menjadi anggota Polri yang berintelektual dan berpengetahuan tinggi, memiliki power, follower dan konsep.

 

“Hal ini penting untuk diri sendiri, karena pada masa kedepan suasana kerja sangat kompetitif. Adik-adik akan bersaing dengan teman seangkatannya sendiri dan senior. Polri saat ini menghadapi massa ¬†piramida, dimana semakin keatas semakin mengerucut, jumlah perbandingan yang ingin menjadi Jenderal dengan yang pensiun sangat sedikit, sehingga jika menginginkan kemenangan maka harus mempunyai nilai plus atau kelebihan dan prestasi yang baik,” imbuhnya.

 

Adapun jumlah Calon Perwira Remaja (Capaja) Akapol, yang melaksanakan wisuda sebanyak 306 orang yang terdiri dari 256 (dua ratus lima puluh enam) Taruna dan 50 (lima puluh) Taruni.

 

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan pengucapan janji sarjana dan Kapolri meninggalkan tempat dengan prosesi. (Red)

No Responses

Leave a Reply