PASCA TSUNAMI, PRESIDEN HIMBAU MASYARAKAT TETAP TENANG

Banggai, bidik86.com

 

Presiden Joko Widodo, menghimbau masyarakat, khususnya yang berada di sekitar wilayah Banten dan Lampung, untuk tetap tenang pasca bencana Tsunami di perairan Selat Sunda. Pemerintah saat ini sedang berupaya maksimal untuk melakukan penanganan terhadap daerah terdampak bencana.

 

“Masyarakat saya himbau untuk tetap tenang tapi juga waspada dan tidak terpancing oleh isu-isu yang menyesatkan,” ujarnya di Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Minggu (23/12/18).

 

Presiden sebelumnya telah menginstruksikan jajaran terkait, mulai dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Menteri Sosial (Mensos), Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), hingga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk langsung terjun ke lapangan melakukan evakuasi dan pendataan.

 

“Saya juga telah memerintahkan untuk melakukan langkah-langkah darurat menemukan korban dan juga melakukan perawatan secepat-cepatnya,” imbuhnya.

 

Hingga saat ini, Kepala Negara masih terus memantau perkembangan terkini dari tim yang ada di lapangan. Atas nama Pemerintah dan Rakyat Indonesia, ia menyampaikan dukacita bagi para korban.

 

“Saya atas nama Pemerintah dan Rakyat Indonesia menyampaikan duka yang mendalam atas terjadinya korban yang setiap jam selalu saya ikuti terus,” ucapnya.

 

Untuk diketahui, perkembangan terkini yang disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Hubungan Masyarakat (Humas) BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, menyebut bahwa sampai dengan pukul 16:00 Waktu Indonesia Barat (WIB), tercatat 222 (dua ratus dua puluh dua) orang meninggal dunia, 843 (delapan ratus empat puluh tiga) orang luka-luka dan 28 (dua puluh delapan) orang hilang.

 

Adapun kerusakan material meliputi 556 (lima ratus lima puluh enam) unit rumah, 9 (sembilan) unit Hotel mengalami rusak berat serta 350 (tiga ratus lima puluh) Kapal serta Perahu juga mengalami kerusakan.

 

“Penanganan darurat terus dilakukan. BNPB bersama TNI, Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Badan Search and Rescue Nasonal (Basarnas), Kementerian Sosial (Kemensos), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian PUPR, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Kementerian atau Lembaga terkait lainnya terus mendampingi Pemda dalam penanganan darurat,” tulis Kepala BNPB. (Red)

No Responses

Leave a Reply