PRESIDEN JOKOWI TURUT BERDUKACITA TERHADAP KORBAN TSUNAMI SELAT SUNDA

Tana Toraja, bidik86.com

 

Presiden Joko Widodo, menyampaikan dukacita bagi para korban bencana Tsunami yang terjadi di Selat Sunda, pada Sabtu malam, 22 Desember 2018, kemarin. Sejumlah elemen Pemerintah saat ini telah bergerak untuk melakukan penanganan bencana.

 

“Saya ingin menyampaikan dukacita yang mendalam kepada korban di Provinsi Banten, Serang dan Pandeglang. Semoga yang ditinggalkan mendapatkan kesabaran,” ujarnya di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (23/12/18).

 

Pagi tadi, Kepala Negara, juga sudah memerintahkan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Menteri Sosial (Mensos), Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan jajaran terkait lainnya untuk bersegera melakukan penanganan darurat sekaligus mendata kerusakan serta korban jiwa yang ditimbulkan.

 

“Tadi saya mendapat laporan ada beberapa yang meninggal karena Tsunami ini. Tetapi memang datanya masih dalam proses berkembang. Kemudian tadi siang saya telepon lagi sudah tambah sehingga kita tunggu saja nanti laporan dari Banten,” ucapnya.

 

Mengutip siaran Pers, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, bencana Tsunami terjadi di wilayah Pantai Selat Sunda, diantaranya Pantai di Kab. Pandeglang, Serang dan Lampung Selatan. Tsunami terjadi pada Sabtu Malam, 22 Desember 2018, sekitar pukul 21:27 Waktu Indonesia Barat (WIB).

 

Hingga pukul 07:00 WIB hari ini, Minggu (23/12/18), jumlah korban dari bencana Tsunami di Selat Sunda, tercatat sebanyak 43 (empat puluh tiga) orang meninggal dunia, 584 (lima ratus delapan puluh empat) orang luka-luka dan 2 (dua) orang hilang. Sementara Kerugian fisik meliputi 430 (empat ratus tiga puluh) unit rumah rusak berat, 9 (sembilan) Hotel rusak berat, 10 (sepuluh) Kapal rusak berat serta puluhan lainnya mengalami kerusakan.

 

“Penanganan darurat terus dilakukan. Status tanggap darurat dan Struktur Organisasi tanggap darurat, pendirian Posko, dapur umum dan lainnya masih disiapkan. Alat berat juga dikerahkan untuk membantu evakuasi dan perbaikan darurat,” tulis Sutopo. (Red)

No Responses

Leave a Reply