BUPATI SERANG PASTIKAN TIM MEDIS DI RSDP MAKSIMAL LAYANI KORBAN TSUNAMI

Serang, bidik86.com

 

Setelah meninjau lokasi terdampak di Kecamatan Anyer dan Cinangka, serta memastikan penanggulangan bencana dilakukan dengan baik, Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah, siaga di Rumah Sakit Drajat Prawiranegara (RSDP) Serang.

 

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang tersebut, siap melayani maksimal para korban Tsunami dari Kab. Serang maupun Pandeglang.

 

“RSDP sebagai RS rujukan se-Banten, akan melayani semaksimal mungkin korban-korban bencana Tsunami dari Kab. Serang dan Pandeglang,” kata Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah, saat konferensi Pers di RSDP, Minggu malam (23/12/18).

 

Tatu mengungkapkan, hingga pukul 21.30 Waktu Indonesia Barat (WIB), korban Tsunami di Anyer dan Cinangka terdapat 11 (sebelas) orang meninggal dunia, 22 (dua puluh dua) orang luka-luka dan 27 (dua puluh tujuh) orang masih dalam pencarian.

 

“Hasil data yang masuk RSDP sebagai RS rujukan 5 (lima) Kabupaten/Kota di Banten, terdapat 95 (sembilan puluh lima) korban dan 14 (empat belas) jenazah yang masuk. Sementara, dari Pandeglang, sebanyak 63 (enam puluh tiga) orang,” kata Tatu.

 

Tim Medis RSDP diminta untuk dimaksimalkan. Bahkan penanganan operasi bagi korban luka berat harus disegerakan.

 

“Kami berterima kasih kepada tim medis atau Dokter di RSDP karena yang sedang libur piket pun, ikhlas masuk kerja dan melayani pasien korban Tsunami. Pelayanan di (Instalasi Gawat Darurat (IGD) pun berjalan dengan optimalisasi Dokter. Bahkan saya mendapat informasi, tim Dokter dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) diturunkan untuk membantu,” ujarnya.

 

Sementara itu, Wakil Direktur (Wadir) Pelayanan RSDP Serang, Rahmat Fitriyadi mengatakan, pihak RSDP bekerjasama dengan Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) dari Kepolisian Daerah (Polda) Banten, untuk mengetahui identitas jenazah yang tidak dikenali.

 

“Tim ini khusus untuk mengidentifikasi pasien atau jenazah agar lebih dikenali oleh keluarganya. Kami terus mengupdate data korban yang masuk ke RSDP dan disampaikan melalui papan informasi,” pungkasnya. (Red)

No Responses

Leave a Reply