HEBAT…!!! DUA SISWA PPWI-GAMBATTE INDONESIA BERHASIL SELESAIKAN UJIAN CALON MAGANG JEPANG

Jakarta, bidik86.com

 

Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemenaker) bekerjasama dengan International Manpower Development of Japan (IM Japan) secara rutin melaksanakan seleksi Calon Siswa Magang Jepang, baik skala Nasional maupun di daerah-daerah. Seperti halnya saat ini, Kemenaker sedang menyelenggarakan seleksi Nasional dimaksud selama 5 (lima) hari, 21 s/d 25 Januari 2019, bertempat di Balai Latihan Kerja (BLK) Bekasi, Jawa Barat (Jabar). Sebanyak 387 (tiga ratus delapan puluh tujuh) pria dan 36 (tiga puluh enam) wanita usia 18 s/d 26 tahun mengikuti seleksi tersebut.

 

Pada seleksi kali ini, 2 (dua) siswa binaan Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI)-Gambatte Indonesia, bekerjasama dengan Yayasan Kwarta Mulia Bogor, ikut serta dan berhasil menyelesaikan seluruh mata ujian dengan baik. Kedua siswa PPWI-Gambatte itu adalah Rama Septian (20) dan Bierhoff Doniaro Marbun (20) warga Bogor, Jabar. Keduanya selama ini mendapatkan gemblengan dari para Sensei (guru) di PPWI-Gambatte Training Center, yang beralamat di Kampus Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kwarta Mulia, Jl. Jabaru II, Pasirkuda, Kota Bogor, Jabar.

 

“Alhamdulillah, puji Tuhan Sensei, kami berdua bisa lolos hingga mata ujian terakhir hari ini, Kamis (24/Jan/19),” ujar Septian penuh semangat melalui pesan WhatsApp (WA)-nya disertai unggahan 2 buah photo selfi mereka usai menyelesaikan ujian terakhir tadi siang.

 

Sebagaimana diketahui, pola seleksi yang diterapkan oleh Kemenaker dan IM Japan dalam seleksi ini menggunakan sistim gugur. Hari pertama, Senin lalu, seluruh siswa harus mengikuti ujian matematika. Bagi yang lulus ujian matematika ini, dapat mengikuti mata ujian selanjutnya di hari kedua. Bagi yang gagal, langsung dinyatakan gugur dan dapat mengulang lagi pada pelaksanaan seleksi di lain waktu. Septian dan Bierhoff dapat menyelesaikan ujian matematika dengan baik dan keduanya dinyatakan lulus.

 

Hari kedua, yakni Selasa (22/Jan/19), seluruh peserta diwajibkan mengikuti ujian atau pemerikasaan kesamaptaan. Pada ujian ini, seluruh badan (fisik) peserta diperiksa oleh para ahli kebugaran dan kesehatan. Yang diperiksa antara lain tinggi badan, berat badan, gigi, mata, tattoo dan tindik telinga, patah tulang, bekas operasi, penyakit kulit, serta kesehatan jantung, paru, ginjal dan hati/hepatitis. Dari hasil pemeriksaan kesamaptaan, kedua siswa PPWI-Gambatte ini juga dinyatakan lulus.

 

Hari ketiga merupakan ujian terberat bagi kebanyakan peserta. Materi ujiannya adalah ujian ketahanan fisik, berupa lari 3 kilometer dalam waktu 15 menit, push-up 35 kali dan sit-up 25 kali. Ternyata, Septian dan Bierhoff cukup prima untuk menyelesaikan ujian fisik ini dengan baik. Mereka dinyatakan lulus dan dapat melanjutkan ke ujian berikutnya di hari selanjutnya.

 

Di hari keempat, Kamis (24/Jan/19), materi ujian yang harus dijalani peserta adalah wawancara. Sesuai kisi-kisi materi wawancara yang sudah diberikan oleh Kemenaker dan IM Japan, wawancara ditujukan untuk mengetahui berbagai hal tentang siswa, antara lain tujuan yang bersangkutan mengikuti program magang ke Jepang, apa yang akan dilakukan selama magang, serta rencana yang bersangkutan sepulang dari Negeri matahari terbit itu. Pewawancara juga akan menilai sikap, tutur kata, cara menjawab, merespon pertanyaan, disiplin, serta kemampuan dasar Bahasa dan Budaya Jepang.

 

Alhamdulillah, kedua siswa PPWI-Gambatte ini berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian ujian seleksi Nasional calon siswa Magang Jepang 2019. Walaupun demikian, keduanya, beserta sekitar 150 (seratus lima puluh)-an peserta lainnya yang dinyatakan lolos harus menunggu pengumuman kelulusan akhir yang diperkirakan akan disampaikan melalui website Kemenaker sekitar 2 minggu ke depan.

 

Sensei Yunita Catelya Sanjaya, salah satu guru pembina di PPWI-Gambatte Training Center Bogor, menyatakan sangat bersyukur dan gembira atas keberhasilan Septian dan Bierhoff menyelesaikan ujian dengan baik dan berhasil.

 

“Saya sangat gembira dan bersyukur, kedua siswa saya bisa menyelesaikan ujian demi ujian yang ada dengan baik dan berhasil. Semoga hasil akhirnya akan menggembirakan juga,” ujar Sensei Yunita optimis.

 

Sebagai informasi tambahan, PPWI bersama Lembaga dan Pendidikan Keterampilan (LPK) Gambatte Indonesia membuka pusat pelatihan Pra-seleksi Magang Jepang bekerjasama dengan berbagai pihak di beberapa daerah.

 

“Kita bekerjasama dengan Yayasan Sejahtera Insani (Yasin) di Subang, dengan Yayasan Kwarta Mulia di Bogor, dengan Yayasan Kansai di Pekanbaru, dan dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten di Sijunjung,” kata Wilson Lalengke, Ketua Umum (Ketum) PPWI Nasional, yang diamini Asriel Tatande, Ketum Gambatte Indonesia.

 

Dalam waktu dekat, PPWI-Gambatte juga akan membuka pusat pelatihan Magang Jepang di Serang, Banten dan beberapa tempat lainnya. Persyaratan calon magang dapat diakses di sini : www.pemagangan.com. (Red)

No Responses

Leave a Reply