MIRIS…SEORANG RENTA TEMPATI BANGUNAN YANG NYARIS AMBRUK

Karawang, bidik86.com

Nasib tragis harus dialami seorang lanjut usia (lansia) bernama Mak Erat (91) warga Dusun Telukbunder, Desa Dwi Sari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang.

Bersama anak dan cucunya, Mak Erat masih menempati rumahnya yang terbuat dari gubuk bambu berukuran 3 X 2 meter, beratapkan genting yang sebagiannya sudah nampak berantakan dengan berlantaikan tanah. Mak Erat, bahkan harus tidur di dapur yang menyatu dengan seluruh isi rumah yang jauh dari kata *layak huni*.

Rumah tersebut adalah harta satu-satunya peninggalan suami tercinta. Anak Mak Erat, Firmansyah, mengatakan jika genting rumah sempat ambruk 4 (empat) tahun lalu dan kondisi bagian belakang sudah roboh. Saat hujan dan panas, sinar matahari tembus langsung ke dalam rumah karena atapnya yang sudah bocor disana-sini.

“Kondisi gubuk sudah roboh sejak empat tahun lalu, jangankan untuk bangun rumah, untuk makan sehari-hari juga susah,” lirih Firmansyah kepada bidik86.com, Jumat (23/11/2018).

Untuk kebutuhan hidupnya sehari-hari, Mak Erat mengandalkan hasil jerih payah cucunya yang bekerja serabutan dengan penghasilan yang tidak menentu, bahkan terkadang pulang tanpa membawa uang.

“Kalau untuk makan, hasil kerja serabutan baru bisa beli beras untuk dimasak,” katanya.

Dede Komara, tetangga Mak Erat mengatakan kondisi rumah Mak Erat sangat memprihatinkan, mereka memang dari kalangan kurang mampu, bahkan kondisi tersebut sudah pernah disampaikan kepada Pemerintah Desa (Pemdes), tetapi hingga kini belum ada tanggapan.

“Kondisi gubuk nenek Erat bersama anaknya cukup memprihatinkan dan sangat butuh bantuan dermawan apalagi Pemerintah, untuk membedah rumah si nenek,” ungkapnya.

Tidak adakah cara untuk Pemerintah setempat mengatasi hal ini ? (Hendi S)

No Responses

Leave a Reply