PASCA TSUNAMI, WARGA : SEMOGA KAMI SEGERA DAPAT BANTUAN RUMAH

Pandeglang, bidik86.com

 

Bencana Tsunami yang terjadi di perairan Selat Sunda, 22 Desember 2018, pukul 21.45 Waktu Indonesia Barat (WIB)  yang menelan hampir 500 (lima ratus) korban jiwa, masih terasa bagi masyarakat Kp. Lantera, Rt. 01,02, 03, dan 04/05, Desa Cigondang, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten.

 

Sekitar 54 (lima puluh empat) jumlah rumah rusak parah, serta menelan 6 (enam) orang korban meninggal termasuk 2 (dua) Bayi Lima Tahun (Balita) akibat ganasnya ombak terjangan Tsunami yang memporak-porandakan Kampung mereka.

 

Seperti yang dituturkan Jumhani, salah satu warga saat di konfirmasi, Jum’at (25/Jan/19) menuturkan, saat kejadian ombak besar dirinya berusaha menghindar dari terjangan ombak yang diperkirakan ketinggian sekitar 6 meter.

 

“Saya kaget, ketika tiba-tiba mendengar suara ombak berguruh seperti badai disertai ombak yang tinggi hampir menyamai setinggi rumah pak,” ujarnya mengenang saat kejadian.

 

Ditambahkan pula, menurut istri nya yang saat itu lari bersama Jumhani, guna menghindari terjangan ombak besar, “Satu bulan lebih, kami berada di pengungsian pak, dengan segala suka dukanya bersama ratusan warga yang lain. Harapan kami, semoga kami segera mendapatkan bantuan rumah untuk tempat tinggal, karena kami bingung harus tinggal dimana, sementara mata pencaharian kami lumpuh satu-satunya Perahu yang untuk menghidupi 3 (tiga) orang anak hancur berkeping-keping diterjang ombak Tsunami,” pungkasnya sambil berlinang air mata. (Red)

No Responses

Leave a Reply