SEKILAS MAJAPAHIT (1)

Sejarah, bidik86.com

 

Majapahit adalah sebuah Kerajaan yang berpusat di Jawa Timur (Jatim), Indonesia, yang pernah berdiri dari sekitar tahun 1293 hingga 1500 Masehi (M). Kerajaan ini mencapai puncak kejayaannya menjadi kemaharajaan raya yang menguasai wilayah yang luas di Nusantara pada masa kekuasaan Hayam Wuruk, yang berkuasa dari tahun 1350 hingga 1389.

 

Kerajaan Majapahit adalah Kerajaan Hindu-Budha terakhir yang menguasai Nusantara dan dianggap sebagai salah satu dari Negara terbesar dalam sejarah Indonesia. Menurut Negarakertagama, kekuasaannya terbentang di Jawa, Sumatra, Semenanjung Malaya, Kalimantan, hingga Indonesia timur, meskipun wilayah kekuasaannya masih diperdebatkan.

 

Sebelum berdirinya Majapahit, Singhasari telah menjadi Kerajaan paling kuat di Jawa. Hal ini menjadi perhatian Kubilai Khan, penguasa Dinasti Yuan di Tiongkok. Ia mengirim utusan yang bernama Meng Chi ke Singhasari yang menuntut upeti. Kertanagara, penguasa Kerajaan Singhasari yang terakhir menolak untuk membayar upeti dan mempermalukan utusan tersebut dengan merusak wajahnya dan memotong telinganya. Kubilai Khan marah dan lalu memberangkatkan ekspedisi besar ke Jawa tahun 1293.

 

Ketika itu, Jayakatwang, Adipati Kediri, sudah menggulingkan dan membunuh Kertanegara. Atas saran Aria Wiraraja, Jayakatwang memberikan pengampunan kepada Raden (Rd) Wijaya, menantu Kertanegara, yang datang menyerahkan diri. Kemudian, Wiraraja mengirim utusan ke Daha, yang membawa surat berisi pernyataan, Rd. Wijaya menyerah dan ingin mengabdi kepada Jayakatwang. Jawaban dari surat diatas disambut dengan senang hati.

 

Rd. Wijaya kemudian diberi hutan Tarik. Ia membuka hutan itu dan membangun Desa baru. Desa itu dinamai Majapahit, yang namanya diambil dari buah Maja dan rasa “pahit” dari buah tersebut. Ketika pasukan Mongol tiba, Wijaya bersekutu dengan pasukan Mongol untuk bertempur melawan Jayakatwang. Setelah berhasil menjatuhkan Jayakatwang, Rd. Wijaya berbalik menyerang sekutu Mongolnya sehingga memaksa mereka menarik pulang kembali pasukannya secara kalang-kabut karena mereka berada di Negeri asing. Saat itu juga merupakan kesempatan terakhir mereka untuk menangkap Angin Muson agar dapat pulang, atau mereka terpaksa harus menunggu 6 (enam) bulan lagi di pulau yang asing.

 

Tanggal pasti yang digunakan sebagai tanggal kelahiran Kerajaan Majapahit adalah hari penobatan Rd. Wijaya sebagai Raja, yaitu tanggal 15 bulan Kartika tahun 1215 Saka, yang bertepatan dengan tanggal 10 November 1293. Ia dinobatkan dengan nama resmi Kertarajasa Jayawardhana.

 

Setelah Singhasari (Singosari) jatuh, berdirilah Kerajaan Majapahit yang berpusat di Jatim, antara abad ke-14 sampai ke-15 M. Tanggal pasti yang digunakan sebagai tanggal kelahiran Kerajaan Majapahit adalah hari penobatan Rd. Wijaya sebagai Raja, yaitu tanggal 15 bulan Kartika, tahun 1215 Saka, yang bertepatan dengan tanggal 10 November 1293. Berdirinya Kerajaan ini sebenarnya sudah direncanakan oleh Kertarajasa Jayawarddhana (Rd. Wiajaya). Ia mempunyai tugas untuk melanjutkan kemegahan Singhasari yang saat itu sudah hampir runtuh. Saat itu dengan dibantu oleh Arya Wiraraja seorang penguasa Madura,Rd. Wiajaya membuka hutan di wilayah yang disebut dalam Kitab Pararaton sebagai hutannya orang Trik. Desa itu dinamai Majapahit, yang namanya diambil dari buah Maja dan rasa pahit dari buah tersebut. Ketika pasukan Mongol tiba, Rd. Wijaya bersekutu dengan pasukan Mongol untuk bertempur melawan Jayakatwang. Setelah berhasil menjatuhkan Jayakatwang, Rd. Wijaya berbalik menyerang pasukan Mongol sehingga memaksa mereka menarik pulang kembali pasukannya.Pada masa Pemerintahannya, Rd. Wijaya mengalami pemberontakan yang dilakukan oleh sahabat-sahabatnya yang pernah mendukung perjuangan dalam mendirikan Majapahit.Setelah Rd. Wijaya meninggal, ia digantikan oleh putranya, Jayanegara. Jayanegara dikenal sebagai Raja yang kurang bijaksana dan lebih suka bersenang-senang. Kondisi itulah yang menyebabkan pembantu-pembantunya melakukan pemberontakan? Bersambung. (Red)

No Responses

Leave a Reply