SIGAP RESPON PEMBERITAAN WARGA MISKIN SUNARSIH, PPWI APRESIASI LURAH JATIRAHAYU SERTA PIHAK TERKAIT LAINNYA

Bekasi, bidik86.com

 

Kondisi Sunarsih, warga miskin yang tinggal di Kel. Jatirahayu, viral di berbagai media online dan media sosial (medsos) sejak 2 (dua) hari lalu. Sunarsih yang terbaring lemas selama hampir 6 (enam) bulan karena menderita sakit peradangan di beberapa bagian organ tubuh tidak dapat berbuat banyak, pasrah atas kondisi hidupnya bersama keluarganya karena himpitan beban ekonomi yang amat memprihatinkan. Disamping sakitnya yang sudah tergolong parah, juga beban biaya kontrakan rumah yang menunggak, dan biaya Sekolah anaknya yang belum terbayarkan.

 

Namun demikian, akhirnya pertolongan datang juga. Setelah viral di media-media, Lurah Jatirahayu, Amirudin, merespon cepat dengan mendatangi rumah Sunarsih untuk melihat kondisinya dan mendiskusikan langkah-langkah penanganan yang diperlukan, Selasa, 30 April 2019. Esoknya, pada Rabu (hari ini), pihak Kelurahan bersama Petugas Rumah Sakit (RS) Jatirahayu, menjemput Sunarsih untuk diberikan perawatan intensif di RS Jatirahayu tersebut.

 

Sebelumnya, ketika pemberitaan terkait warga miskin Sunarsih yang terkesan tidak diperhatikan Pemerintah Daerah (Pemda) setempat, para awak media berusaha mendapatkan klarifikasi langsung kepada Lurah Jatirahayu, Amirudin. Sang Lurah cukup kooperatif, dan langsung memberikan respon dengan mendatangi alamat Sunarsih yang disebutkan Wartawan.

 

Amirudin mengatakan, akan mendata ulang warganya yang menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian, yang menurutnya data yang berjalan saat ini berdasarkan data pada tahun 2015.

 

“Kita akan data ulang warga kurang mampu di wilayah Jatirahayu. Data yang digunakan Kementerian saat ini masih berdasarkan data tahun 2015 lalu,” jelas Amirudin.

 

Pada kesempatan itu, Lurah Jatirahayu, juga menjelaskan bahwa dirinya sudah menguruskan Kartu Sehat (KS) keluarga Sunarsih. Namun saat akan memberikan KS tersebut, Amirudin kesulitan mencari tempat tinggal dimana keluarga ini ngontrak.

 

Terkait dengan langkah penanganan Sunarsih yang sakit parah, Lurah Amirudin berjanji akan bantu Sunarsih, mendampingi apabila mau berobat dengan pemakaian KS.

 

“Kalau ada RS yang menolak, saya siap bantu dampingi,” tegas Amirudin, kepada awak media, Senin, 29 April 2019.

 

Kini Sunarsih sudah mendapatkan penanganan yang diperlukan. Ia sudah dijemput pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jatirahayu, Bekasi, bersama Kel. Jatirahayu, untuk mendapatkan perawatan. Tidak kurang dari 9 (sembilan) Petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Sfaf Kelurahan menjemput Sunarsih di kontrakannya.

 

“Sudah datang semalam dari Kelurahan dan dari Relawan, katanya mau bawa saya ke RSUD Bekasi. Sekarang, pihak RS lagi jemput ke sini,” kata Sunarsih, Selasa, 30 April 2019.

 

Di tempat lain, dari pihak Kec. Pondok Melati, yang membawahi Kel. Jatirahayu, Petugas Kecamatan, memberikan keterangan tertulis ke akun facebook (fb) Kel. Jatirahayu. Informasi dari pihak Kecamatan selengkapnya sebagai berikut (sbb):

 

“Menindaklanjuti berita yang beredar di beberapa media online berkaitan dengan warga an. Sunarsih, yang beralamat Jl. H. Harun 6, Kp. Bulak, RT. 05/011, yang bersangkutan (ybs) telah dibantu dibuatkan KS sejak bulan Juli 2018 oleh Kel. Jatirahayu, sebagai bentuk Jaminan Kesehatan (Jamkes) dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.

 

Berkenaan dengan keterbatasan pengetahuan ybs dan keluarga untuk berobat menggunakan KS dan atas informasi yang kami dapatkan dari berbagai pihak, maka kami melakukan pengecekan ke rumah kontrakan ybs di RT. 09/016, Jatirahayu, dan langsung kami bawa bersama Petugas Sosial Masyarakat (PSM) Kel. Jatirahayu. Alhamdulillah sudah mendapat penangan dari pihak RSUD, dr. Chasbullah Abdul Madjid, Kota Bekasi.

 

Untuk membantu melunasi tunggakan biaya Sekolah anaknya, kami bersama Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bekasi, sedang mengupayakan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bekasi.

 

Berkaitan dengan program PKH, kedepannya kami akan koordinasi dengan pendamping PKH, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Dinsos Kota Bekasi, untuk evaluasi dan pendataan serta pengajuan calon penerima manfa’at yang tepat sasaran. karena data penerima manfa’at PKH berasal dari Kementrian Sosial (Kemensos) yang diambil dari Basis Data Terpadu, Tahun 2015, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bekasi.

 

Demikian atas bantuan dari semua pihak kami ucapkan terima kasih,” tulis Amir Elfadany.

 

Merespon perkembangan yang baik tersebut, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketum PPWI), Wilson Lalengke, yang turut menyebarluaskan informasi tentang kondisi Sunarsih, melalui jejaring PPWI Media Group, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemda Bekasi, Kel. Jatirahayu, pihak RS, dan para Relawan, serta masyarakat luas yang telah menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap warga miskin Sunarsih.

 

“Atas nama PPWI Nasional, saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak, terutama kepada Pemda Bekasi, Kel. Jatirahayu, RSUD Bekasi, Dinas terkait, Relawan dan seluruh warga masyarakat, yang sudah membantu saudara kita yang sedang ditimpa kesulitan tersebut. Semoga kepedulian sosial di masyarakat kita tetap terpelihara baik dan semakin meningkat ke masa depan,” ujar Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu. (Red)

No Responses

Leave a Reply